Jalan-jalan ke Lembata dan Belajar di Center Pekka Keru Baki

Ayo jalan-jalan sambil belajar di Center Pekka Keru Baki, Lembata. Banyak hal menarik akan Anda dapati di sana.

PosKupangTravel
Kain tenun dan selendang yang dijual di Center Pekka Keru Baki Lembata 

Satu lagi bonus dari perjalanan saya ke Center Pekka, menikmati indahnya laut langsung dari pinggir pantai. Ada tiga tempat yang disiapkan bagi pengunjung center yang ingin menikmati suasana pantai. Pertama, kursi kayu panjang di tepian pantai. Pengunjung bisa mengabadikan momen matahari terbenam di tempat ini atau turun ke bebatuan pantai di bawahnya.

Spot lain untuk menikmati pemandangan laut lepas di Center Pekka
Spot lain untuk menikmati pemandangan laut lepas di Center Pekka (PosKupangTravel)

Kedua, jembatan titian yang langsung menjorok ke laut. Desain kayu di jembatan ini semakin memberi kesan romantis bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen bersama orang-orang terdekat.
Sejauh mata memandang hanya ada laut lepas yang teduh dan samar-samar Gunung Batutara. Rupa gunung berapi aktif itu seperti menyembur dari dalam laut.

Jembatan titian di Center Pekka untuk menikmati indahnya lautan lepas
Jembatan titian di Center Pekka untuk menikmati indahnya lautan lepas (PosKupangTravel)

Ketiga, lopo kecil di sebelah kanan. Lopo kecil itu bisa digunakan untuk duduk santai atau tidur menikmati sejuknya angin laut.

Saya tak ingin membuang kesempatan berharga tersebut. Saya menikmati indahnya sore itu sambil berfoto dengan latar matahari yang akan terbenam.

Perjalanan wisata saya ke Lembata kali ini sangat memuaskan.

Saya belajar bahwa di sebuah desa di kaki gunung Ile Lewotolok yang terkenal sebagai salah satu gunung berapi aktif di Lembata itu, terdapat para perempuan hebat yang berjuang mendobrak stereotip negatif yang melekat dalam diri mereka karena berstatus janda.

Mereka berusaha untuk menjadi kepala keluarga dan menghidupi keluarga mereka sendiri.

Tak hanya itu, saya mendapatkan bonus wisata alam yang menenangkan hati dan pikiran saya walau sejenak.

Mimpi para perempuan Pekka Lembata memang belum tuntas.

Telah tersedia lahan seluas hampir delapan hektare yang bakal dimanfaatkan sebagai kebun kapas rakyat (kekar).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved