'Journey To Boti' Oleh Kelompok Kompas Gramedia: Dari Donasi Buku Hingga Kunjungan Ke Rumah Raja

'Journey To Boti' Oleh Kelompok Kompas Gramedia: Dari Donasi Buku Hingga Kunjungan Ke Rumah Raja

zoom-inlihat foto 'Journey To Boti' Oleh Kelompok Kompas Gramedia: Dari Donasi Buku Hingga Kunjungan Ke Rumah Raja
PosKupangTravel
Raja Boti, Usif Namah Benu menerima cenderamata dari Kelompok Kompas Gramedia

Saya menatap matanya dalam-dalam. Besar sekali harapannya agar anak-anak bisa gemar membaca dan berpikir lebih luas tentang dunia di luar sana.

“Ketika anak-anak punya minat yang besar untuk membaca, mereka akan punya cita-cita yang tinggi untuk bersekolah lebih tinggi lagi. Di sini kami terbatas dalam pendidikan. Tapi kalau membaca, pengetahuan mereka akan menjadi lebih luas dan mereka akan bilang ke orang tua bahwa mereka ingin sekolah lebih tinggi lagi,” harap perempuan yang sudah enam bulan mengabdi di Jemaat Ebenhaezer Boti.

Dua orang anak laki-laki lewat di depan saya. Tanpa berpanjang kata, saya pun memanggil mereka.

“Ada banyak buku di sana, bagaimana perasaanmu?” tanya saya pada Rojal Neolaka sambil menunjuk kardus buku di ruang tamu.

“Senang. Kita harus rajin membaca, karena kalau banyak baca pasti kita banyak mengerti,” ungkap anak kelas 9 ini tegas.

Saya pun menanyakan hal yang sama kepada teman di sebelahnya, Soni Nomleni.

“Saya senang, ingin cepat baca,” katanya tersenyum.

Saya pun ikut tersenyum dan merangkul mereka hangat.

Waktu terus berjalan. Usai makan siang bersama, kami semua menerima selendang asli Boti sebagai bentuk terima kasih dari majelis gereja atas kedatangan Kelompok Kompas Gramedia. Satu per satu dari kami dipakaikan selendang tersebut. Kemudian, kami pun bersiap untuk mengunjungi sonaf, rumah Raja Boti.

Foto bersama usai penyerahan selendang adat di rumah pastori Pendeta Mike, Boti, TTS
Foto bersama usai penyerahan selendang adat di rumah pastori Pendeta Mike, Boti, TTS (PosKupangTravel)

Perasaan gugup menyelimuti diri kami. Sebelum berkunjung, kami sudah diberitahu tentang pamali atau hal-hal yang dilarang untuk dilakukan di sekitar sonaf, seperti membuang sampah sembarang, mengeluarkan kata-kata tak sopan, dan beberapa hal lainnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved