Yuk Lihat 6 Taman Yang Diperindah oleh Pemkot Kota Kupang!

Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Hermanus Man merevitalisasi sebanyak enam taman di Kota Kupang

zoom-inlihat foto Yuk Lihat 6 Taman Yang Diperindah oleh Pemkot Kota Kupang!
PosKupangTravel
Suasana di Taman Tirosa, Jumat (10/1/2020)

POSKUPANGTRAVEL.COM - Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Hermanus Man merevitalisasi sebanyak enam taman di Ibu Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2019 lalu.

Enam taman yang direvitalisasi antara lain, Taman Adipura di Jalan Adisucipto, Taman Patung Kasih di perempatan Jalan Piet Tallo dan Jalan Herman Johannes, Taman Patung Sonba’i di Jalan Urip Sumohardjo, Taman Tagepe di Jalan Sam ratulangi, Alun-alun Kota di Jalan Timor Raya, dan Taman Patung Tirosa yang direvitalisasi sejak tahun 2018.

Taman-taman yang direvitalisasi memuat tema yang berbeda dan memiliki kekhasan masing-masing. Jefri mengakui dari enam taman tersebut ada beberapa yang belum selesai dan akan dirampungkan pada tahun 2020 ini, diantaranya taman Patung Tirosa, Taman Tagepe, dan Alun-alun Kota.

1. Taman Adipura

Siapapun yang berkunjung ke Kota Kupang melalui jalur udara akan melihat Taman Adipura. Taman ini terletaknya di Jl. Adisucipto, Penfui, tidak jauh dari Bandara El Tari Kupang. Kekhasan Taman ini yakni tugu Adipura.

Tugu Adipura dibangun pada tahun 1995 untuk mengenang Kota Administratif Kupang yang saat itu meraih piala Adipura. Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.

Bertahun-tahun taman ini tidak dirawat dengan baik, sehingga taman Adipura dipilih untuk direvitalisasi menjadi lebih menarik dan indah.

2. Taman Patung Kasih

Tidak jauh dari taman Adipura, ada taman Patung Kasih. Taman ini berlokasi di perempatan Jalan Piet Tallo dan Jalan Herman Johannes.

Ada beberapa hal menarik di taman ini yakni tulisan dalam bahasa Timor 'Uis Neno Nokan Kit' yang berarti Tuhan memberkati kita.

Selain itu, ada patung tangan yang terbuka melepas seekor merpati dan enam patung manusia masing-masing melepas satu ekor merpati.

Tulisan Uis Neno Nokan Kit dari bahasa Timor mengingatkan bahwa Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini berada di tanah Timor.

Selain itu tulisan ini merupakan doa terutama bagi yang datang berkunjung ke Kota Kupang bahwa Tuhan menyertai mereka selama berada di Kota Kupang.

Patung tangan terbuka melepas burung merpati menegaskan bahwa Kota Kupang adalah Kota Kasih dan ajakan kepada semua untuk saling berbagi kasih.

Sementara enam patung manusia yang mengitari patung tangan terbuka merupakan enam suku besar di NTT yakni Sabu, Rote, Alor, Sumba, Flores dan Timor.

3. Patung Tirosa

Setelah melewati jembatan Liliba, salah satu jembatan besar di Kota Kupang, pengunjung akan langsung melihat Patung Tirosa. Tirosa ialah akronim dari Timor-Rote-Sabu.

Patung Tirosa tersebut merupakan monumen pengingat persatuan tiga wilayah yang membentuk Kabupaten Kupang tempo dahulu (Kupang di Timor, Pulau Rote, dan Pulau Sabu).

Taman Tirosa, Ruang Terbuka Hijau Yang Digandrungi Kawula Muda

Sosok-sosok patung tersebut adalah tokoh dari tiga wilayah tersebut yakni Prof. Dr. Herman Johannes (Rote) yang sedang memegang obor, El Tari (Sabu) gubernur pertama NTT yang memegang anakan, dan Hendrik Arnold Koroh (Kupang) yang memegang cangkul.

Jefri menjelaskan sebelumnya Taman Tirosa kumuh dan tak tertata.

“Patung Tirosa merupakan patung tiga tokoh kebanggan Kota Kupang yang mewakili budaya Timor, Rote dan Sabu. Harus terus dilestarikan dan ditata sehingga generasi muda tetap berbangga memiliki monumen ikonik yang mewakili 3 budaya tradisional yang ada di Kota Kupang ini,” tegasnya.

4. Patung Sonbai

Taman Sonbai merupakan monumen Pahlawan Sonbai atau lebih dikenal oleh orang Kupang sebagai Patung Sonbai.

Patung tersebut merupakan sebuah patung equestrian yang berdiri di atas landasan berbentuk nyaris kubus.

Letaknya di Kelurahan Bonipoi, tepat di antara Perpustakaan Daerah NTT dan Gereja Kristus Raja Katedral Kupang.

Jefri mengatakan Taman Patung Sonbai merupakan ikon yang menampilkan seorang pahlawan kebanggan masyarakat NTT dari suku Timor yang sebelumnya terlihat tidak terurus selama bertahun-tahun.

“Monumen peringatan kepahlawanan kebanggan masyarakat harus ditata dan ditempatkan pada posisi yang sebenarnya, agar filosofi perjuangan Sonbai tidak asing bagi generasi muda kita," ungkapnya.

Selain itu, kata Jefri, penataan lampu dibuat sedemikian rupa dari ukuran yang kecil ke ukuran yang besar
Hendak melukiskan arti perjuangan Sonbai dari hal-hal kecil, sedikit demi sedikit sampe besar dan menjadi seorang Pahlawan.

5. Taman Tagepe

Taman Tagepe terletak di Jl. Sam Ratulangi.

Tagepe singkatan dari Taman Generasi Penerus.

Dari namanya, taman diperuntukan bagi anak-anak, remaja, anak sekolah, dan mahasiswa.

Taman dapat dijadikan sebagai tempat bermain anak-anak, berdiskusi, mencari ide, dan lain sebagainya.

6. Taman Ina Bo'i dan Alun-alun Kota Kupang

Jefri menjelaskan taman Ina Bo’i sebelumnya tidak terurus dengan baik.

Patung Ina Bo’i pun sudah mulai rusak karena tidak tahan terhadap cuaca.

"Kita sudah kaji dengan baik termasuk bentuk Sasando, jadi itu kita buat persis sesuai dengan Sasando alat musik dari Rote, bentuknya dan macam-macam," ungkapnya.

Menurutnya monumen prestisius ini menunjukan bahwa alat musik khas Rote yang sudah mendunia tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Kota Kupang.

Ia menjelaskan, Taman Ina Boi sendiri dibangun untuk memperindah alun-alun kota yang merupakan konsep lama sejak kepemimpinan Bapak Daniel Adoe dan Bapak Daniel Hurek.

“Penataan RTH Taman Inaboi sebenarnya sudah out of date, tetapi kita terikat karena (desainnya) sudah dibayar (pemerintahan) sebelumnya, sehingga kita melanjutkan pengerjaannya agar tidak terjadi kerugian negara. Kami menatanya dengan menambah pohon-pohon sekelilingnya itu dan juga menambah penerangan berupa lampu-lampu hiasnya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved