Tinggi Gelombang Mencapai 4 Meter dan Angin Kencang, KMP Inerie II Batal Berangkat

Cuaca buruk mengakibatkan KMP Inerie II milik PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) batal berangkat ke Waingapu

Pos Kupang/Istimewa
Ilustrasi gelombang laut 

POSKUPANGTRAVEL.COM - Cuaca buruk yang terjadi di sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Timur mengakibatkan KMP Inerie II milik PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) batal diberangkatkan dari pelabuhan Bolok Kupang tujuan Aimere, Ngada, dan Waingapu, Senin (6/1/2020).

Supervisor PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Waingapu Andri Matte kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (7/1/2019) mengatakan, kondisi alam yang tidak bersahabat di area perairan Sabu dan Kupang menyebabkan kapal-kapal masih tertahan di Hansisi, Semau.

Hal itu dikarenakan kapal tidak bisa bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Bolok dan Pelabuhan Umum Tenau Kupang akibat angin kencang dan tinggi gelombang yang mencapai empat meter.

Kapal Feri Batal Berangkat, 20 Dump Truck Parkir di Bolok

Potensi Gelombang Tinggi, KMP Uma Kalada Tunda Berangkat

Cuaca Buruk, Kapal Feri Dari Kupang Batal Berangkat

Demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, pelayaran KMP Inerie II tujuan Pelabuhan Aimere dan Kanatang Waingapu dibatalkan pada Senin, (6/1/2020).

"Dibatalkan, sehingga hari ini Selasa, (7/1/2020) tidak ada pelayaran dari Waingapu tujuan Pelabuhan Aimere dan Bolok-Kupang. Mohon maaf kepada para pengguna jasa," jelas Andri.

Sementara itu, KMP Uma Kalada, lanjut Andri, akan diberangkatkan dari Pelabuhan Kanatang-Waingapu tujuan Pelabuhan Sabu dan Bolok-Kupang pada, Selasa (7/1/2020) pukul 20.00 WITA. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved