Cuaca Buruk, Kapal Feri di Labuan Bajo Tidak Beroperasi

Cuaca buruk yang terjadi di Labuan Bajo mengakibatkan sejumlah kapal feri tidak bisa beroperasi.

Pos Kupang/Servatinus Mammilianus
Suasana di Pantai Labuan Bajo beberapa waktu lalu. 

POSKUPANGTRAVEL.COM - Cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Akibat kondisi itu penyeberangan kapal feri dari Labuan Bajo ke Sape dan sebaliknya serta rute lainnya ditutup.

Kapal feri tidak bisa beroperasi mulai hari Sabtu (4/1/2020).

"Sesuai dengan kondisi yang terjadi, sejak kemarin gelombang tinggi mencapai dua meter. Hari ini kapal feri tidak bisa nyebrang, ditutup," jelas Supervisi ASDP Labuan Bajo Suhardin, Sabtu pagi.

Lanjut Suhardin, penutupan penyeberangan kapal feri sampai dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan

"Tetap patokannya pada prakiraan cuaca dari BMKG," ungkapnya.

Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Natal Terbesar di Labuan Bajo Roboh

Ia melanjutkan, jika BMKG memperkirakan cuaca bagus dalam satu dua hari mendatang, maka penyeberangan bisa dibuka kembali, demikian juga sebaliknya.

Seorang calon penumpang kapal feri Ferdinadus Pay, mengatakan tetap menunggu kepastian keberangkatan feri ke Sape.

"Saya mau ke Bima lewat Sape, ternyata kapal feri tidak jalan karena cuaca buruk. Saya tetap menunggu sampai kapal bisa beroperasi kembali saat cuaca normal lagi. Tidak apa-apa hari ini kapal tidak jalan demi keselamatan penumpang," pungkas Ferdinadus.

Pantauan POS-KUPANG.COM, ada belasan mobil berbagai jenis yang saat itu tertahan di parkiran dermaga ASDP Kapal Feri.

Ada mobil truk pengangkut pisang, ada juga pick up dan kendaraan kecil lainnya.

"Kalau hanya satu dua hari saja mungkin pisang dalam kendaraan kami tidak rusak tetapi kalau lebih dari itu bisa saja rusak karena keburu masak," kata salah satu driver mobil truk. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved